RISKI KURNIAWAN: PERUSAHAAN CPO & BUMN WAJIB JADI “BAPAK ANGKAT” OLAHRAGA DUMAI. JANGAN BEBANKAN SEMUA KE APBD!

oleh -129 Dilihat
oleh

(DUMAI) sijari.net – Riski Kurniawan, ST., M.IP, Mantan Wakil Ketua KONI Kota Dumai sekaligus Koordinator Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) Kota Dumai mendesak perusahaan sawit/CPO serta BUMN di Kota Dumai di sepanjang Pantai Timur Sumatera Kota Dumai untuk ikut membina dunia olahraga.

Desakan itu disampaikan karena minimnya dukungan dari dunia usaha.

“Minimal perusahaan sawit/CPO atau BUMN di Kota Dumai ambil 1 atau 2 Cabor untuk dibina dari 52 Cabor yang ada di KONI Dumai. Jadilah Bapak Angkat Olahraga Kota Dumai,” tegas Riski, Minggu (16/8/2026).

DASAR HUKUM: PERUSAHAAN WAJIB BERPERAN

Riski menyebut desakan ini bukan tanpa dasar. Ada sejumlah aturan yang mewajibkan perusahaan ikut membangun olahraga:

 

1. UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan Pasal 40

_Setiap orang, kelompok masyarakat, lembaga, dunia usaha, dan Pemerintah Daerah berkewajiban membina, mengembangkan, dan memajukan Keolahragaan._

2. UU No. 11 Tahun 2022 Pasal 76

_Dunia usaha dapat memberikan dukungan pembinaan dan pengembangan keolahragaan melalui program CSR._

“Ini amanat UU. CSR bukan hanya jalan dan masjid. Olahraga juga,” kata Riski.

3. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74

_Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan._

“Perusahaan CPO itu sumber daya alam. Wajib hukumnya CSR untuk olahraga,” tegasnya.

4. Perda Kota Dumai tentang Olahraga

Saat ini DPRD Kota Dumai sedang menggodok Rancangan Perda tentang Keolahragaan.

“Semoga Perda ke depan tidak menjadi Perda banci. Harus ada persentase anggaran pembinaan untuk dunia olahraga dan kewajiban perusahaan ikut serta,” harap Riski.

Riski prihatin karena saat ini pembinaan atlet di Dumai menurun drastis. Penyebabnya: tidak ada dukungan peralatan dan pembinaan dari perusahaan yang ada di kota Dumai.

“Zaman dulu BUMN banyak mempekerjakan karyawan dari atlet-atlet olahraga. Sekarang mana? Sebaiknya perusahaan sawit, BUMN, Bank, Telkom, PLN juga buka peluang lagi untuk anak-anak Dumai yang berprestasi jadi karyawan,” ujarnya.

Ia menilai Walikota Dumai sudah bekerja maksimal. “Kasian kalau semua ditanggung APBD. Perusahaan CPO dan BUMN selayaknya memberikan kontribusi yang sama,” katanya.

EFEK DOMINO UNTUK DUMAI

Menurut Riski, jika anak-anak Dumai berprestasi di dunia olahraga, efeknya sangat besar.

“Kalau anak-anak Dumai berprestasi, kita semua pasti bangga. Efek dominonya banyak. Minimal anak-anak muda tidak terjerumus narkoba,” pungkasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.