Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak Guna Perkuat Kapasitas dan Kemandirian Pokmas

oleh -4 Dilihat
oleh

(Dumai) sijari.net – 3 Juni 2026 Upaya pemberdayaan Kelompok Barter Jaya, kelompok usaha nelayan ‘Ngokang’ yang mengelola usaha ‘green laundry’ di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini tercermin dari peningkatan ekonomi dan semangat dari para nelayan anggota kelompok untuk berdikari mengembangkan usaha laundry yang telah berdiri sejak 2023 melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai).

Sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok, Kilang Pertamina Dumai mengajak 10 anggota Kelompok Barter Jaya mengikuti kegiatan studi tiru ke Kelompok Masyarakat Peduli Bencana Desa Sukajadi dan Kelompok Sumber Rejeki, dua Kelompok Masyarakat binaan TJSL Kilang Pertamina Sungai Pakning. Dalam kesempatan tersebut, kegiatan difokuskan untuk barbagi wawasan terkait pengelolaan kelembagaan usaha dan motivasi peningkatan pendapatan usaha, strategi pengembangan usaha, investasi dan pemasaran.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemberdayaan masyarakat oleh Kilang Pertamina Dumai yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok guna menghadirkan kontribusi sosial yang berdampak bagi masyarakat yang ada disekitar wilayah operasi Perusahaan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan upaya strategis Perusahaan untuk mendorong penguatan kapasitas kelompok binaan TJSL agar nantinya dapat mampu mengelola usaha laundry tumbuh semakin mandiri dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi dukungan nyata Kilang Pertamina Dumai, selain dukungan modal dan pendampingan intensif yang selama ini telah diberikan secara berkelanjutan. Melalui pengalaman nyata dengan belajar langsung dan sharing knowledge dengan pelaku usaha yang telah berhasil, harapannya Kelompok Barter Jaya kedepannya dapat meningkatkan pengelolaan usaha Betuah Laundry semakin profesional dan mampu meningkatkan profitabilitas usaha, sekaligus memperluas manfaat sosial dan ekonomi yang lebih meluas kepada masyarakat sekitar,” ujar Muhammad Rum.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi implementasi program TJSL antara Kilang Pertamina Dumai dan Kilang Pertamina Sungai Pakning dalam mempercepat pengembangan kelompok masyarakat binaan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik pemberdayaan masyarakat yang telah terbukti memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Tak hanya belajar dengan kelompok usaha binaan Kilang Pertamina Sungai Pakning, rangkaian studi tiru kelompok Barter Jaya juga diperluas untuk mempelajari leadership, transformasi digital pemasaran produk dan pengelolaan keuangan dengan mengunjungi Pinaloka dan Komunitas Skelas Siak. Rangkaian kegiatan studi tiru tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak untuk melihat kerajinan dan produk UMKM masyarakat Siak.

Ketua Kelompok Barter Jaya, Risman, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar langsung dari kelompok masyarakat yang telah berkembang memberikan motivasi dan wawasan baru bagi anggota untuk terus meningkatkan kapasitas usaha dan organisasi yang mereka jalankan.

Komitmen dan pendampingan berkelanjutan TJSL Kilang Pertamina Dumai telah mendorong perkembangan signifikan Kelompok Barter Jaya, yang kini telah bertransformasi menjadi Koperasi Jasa Barter Jaya Maju sejak 13 Agustus 2025 dan memperoleh badan hukum dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Berkat pendampingan intensif dan dukungan yang terus diberikan, secara akumulatif Kelompok barter Jaya berhasil meraup pendapatan rata-rata Rp 8-9 juta per bulan. Bahkan pada kuartal II 2026 ini, pendapatan kelompok meningkat signifikan hingga mencapai sekitar Rp15 juta per bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.