Hari Buruh 2026: Khadafi Serukan Keadilan Sosial dan Harapan Baru bagi Kaum Pekerja

oleh -31 Dilihat
oleh

(JAKARTA) sijari.net — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang jatuh besok, inisiator sekaligus pendiri organisasi PETA (Pengawasan Etika dan Tata Kelola), Akhmad Khadafi, menyampaikan pesan penuh harapan dan optimisme bagi masa depan kaum buruh dan pekerja di Indonesia.

Dalam keterangannya, Khadafi menegaskan bahwa Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperjuangkan kehidupan pekerja yang lebih bermartabat, adil, dan sejahtera.

“Hari Buruh adalah simbol perjuangan dan ketangguhan para pekerja. Buruh mendambakan kehidupan yang layak, aman, serta apresiasi nyata atas dedikasi mereka dalam menggerakkan pembangunan ekonomi bangsa,” ujar Khadafi.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintahan Presiden Prabowo mampu menghadirkan perubahan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan kaum pekerja di seluruh Indonesia.

Menurutnya, harapan besar buruh saat ini meliputi peningkatan kesejahteraan melalui upah yang layak dan merata, serta peningkatan taraf hidup pekerja beserta keluarganya. Selain itu, perlindungan hak-hak pekerja juga harus menjadi prioritas utama, termasuk jaminan keamanan kerja dan perlindungan dari sistem yang menindas di berbagai sektor industri.

Khadafi juga menekankan pentingnya menciptakan dunia kerja yang adil, inklusif, dan bebas diskriminasi, sehingga seluruh pekerja memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mendapatkan perlakuan yang manusiawi.

“Kita optimis Indonesia mampu menghadirkan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih sehat dan berkeadilan. Buruh bukan hanya roda penggerak ekonomi, tetapi fondasi kekuatan bangsa yang harus dihormati dan dihargai,” tegasnya.

Khadafi menambahkan bahwa program Asta Cita yang diusung pemerintah diyakini dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan buruh melalui penciptaan lapangan kerja baru, penguatan hilirisasi industri untuk memperluas penyerapan tenaga kerja, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menekan angka pemutusan hubungan kerja (PHK), memperkuat perlindungan tenaga kerja, serta meningkatkan kualitas hidup buruh di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

“Program Asta Cita harus menjadi harapan baru bagi para pekerja Indonesia. Ketika lapangan kerja terbuka luas, industri tumbuh, dan perlindungan buruh diperkuat, maka kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” ungkap Khadafi.

Momentum Hari Buruh 2026, lanjut Khadafi, harus menjadi ruang bersama untuk merayakan semangat perjuangan para pekerja sekaligus menyuarakan kebutuhan akan perbaikan kondisi kerja dan perlindungan sosial yang merata bagi seluruh rakyat pekerja.

Di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan dunia industri yang semakin cepat, suara kaum buruh dinilai harus semakin didengar sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Semoga Hari Buruh tahun ini menjadi titik penguatan solidaritas dan lahirnya kebijakan-kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kesejahteraan pekerja Indonesia,” tutup Khadafi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.